Sejarah Singkat Yayasan
Formulir Aplikasi
 
 
Penandatanganan MoU Yayasan Supersemar dengan AJB Bumiputera 1912
Dalam Setahun 19.000 Mahasiswa Diberi Beasiswa


16 April 2007

Selama 33 tahun Yayasan Supersemar secara konsisten memberikan beasiswa kepada siswa sekolah menengah kejuruan (SMK) dan mahasiswa yang kurang mampu dan berprestasi. Tahun ini, yayasan ini sudah memberikan kepada 19.500 siswa SMK dan 18000 mahasiswa.
Sementara, bagi karyawan Yayasan Supersemar yang telah bertahun-tahun mengabdi mulai diberikan perlindungan asuransi hari tua dan sudah dikerjasamakan dengan AJB Bumiputera 1912, Selasa (10/4].
Mereka telah bertahuntahun mengabdi, wajar jika kita beri penghargaan dengan menjamin hari tuanya, kata Bendahara Yayasan Supersemar, Soebagyo SH, kepada Pelita, Selasa (10/4) usai acara penandatanganan MoU tentang Asuransi Jaminan Hari Tua anlara Yayasan Superseniar dengan AJB Bumiputera 1912, di Gedung Granadi, Jakarta. Soebagyo mengatakan sebelum memilih AJB Bumiputera 1912, pihaknya telah ditawari oleh perusahaan asuransi lain. Akan tetapi, dengan pertimbangan yang matang, pihaknya memilih asuransi produk dalam negeri yang dinilai paling eksis.
Menurut Soebagyo, eksisnya Bumipntera seperti eksisnya Yayasan Supersemar yang secara terus menerus memberikan beasiswa secara bergantian kepada siswa SMK dan mahasiswa. Jadi kalau ada siswa yang sudah selesai beasiswanya karena sudah lulus misalnya, bisa diganti dengan siswa lainnya, begitu seterusnya, ujarnya.
Mengenai proses untuk mendapatkan beasiswa Supersemar, pihaknya tidak pernah mempersulit. Pihak sekolah atau perguruan tinggi mengajukan kepada Kantor Wilayah atau Dinas Pendidikan settempat kemudian diteruskan kepada Yayasan Supersemar.
Kami tidak perlu lagi menyeleksi satu per satu. Kami berikan sesuai dengan permintaan Kanwil setempat dan tentunya disesuaikan dcngan dana yang ada. Kami tetap mempertahankan 18 ribu untuk mahasiswa dan 19.500 untuk siswa. tandasnya.
Yang penting, uang pokok yang disimpan berupa deposito tidak berkurang. Menurutnya, sejak berdiri tahun 1974. Yayasan Supersemar bertujuan meringankan beban pemerintah yang belum sepenuh-nya dapat menyelesaikan masalah pendidikan di Indonesia.
Saat itu, HM Soeharto sebagai Pemimpin negara, mengajak para pengusaha untuk menyisihkan uangnya untuk membanlu kelangsungan pendidikan bagi siswa yang tidak mampu tetapi memiliki prestasi. Awalnya Pak Harto hanya memberi Rp l0 ribu dan diikuti oleh pengusaha yang peduli pendidikan. merekalah sebagai donatur. Namun sejak 1974 tidak ada lagi uang masuk, maka hanya bunga yang ada sekarang yang dimaanfaatkan untuk beasiswa, papar Subagyo.
Sementara, Dirut PT AJB Bumiputera 1912, Madjdi Ali, menegaskan bahwa pihaknya akan terus merealisasi kerjasama yang sudah ditandatangani. Baik terhadap Yayasan Supersemar, Damandiri, Gotong Royong, maupun yayasan lain. Makanya, dengan di-tandatangani kerjasama ini, AJB Bumiputera tidak hanya mitra tetapi menjadi keluarga. Kita berharap ada pengembangan yang lain karena AJB Bumiputera, memiliki bisnis per-bankan, properti, dan bidang lainnya, jelasnya. (oto/dew)


     
  >> Yayasan Supersemar 33 Tahun Salurkan Beasiswa
  >> SUPERSEMAR BERIKAN BEASISWA KEPADA MAHASISWA
  >> Kata Sambutan Ketua Yayasan Supersemar
  >> Kata Sambutan dan Komentar Ketua I Yayasan Damandiri
SELAMA TIGAPULUH TAHUN YAYASAN SUPERSEMAR TURUT MEMBANGUN BANGSA
  >> Kata Sambutan
Pengurus Pusat Keluarga Mahasiswa dan Alumni Penerima Beasiswa Supersemar (KMA-PBS)
  >> Kata Sambutan Rektor Universitas Jenderal Soedirman
DISAMPAIKAN PADA ACARA ULANG TAHUN YAYASAN SUPERSEMAR TAHUN 2004
  >> Kata Sambutan
KEPALA SMK NEGERI 3 MALANG
  >> TERLAHIR MENGABDI, DAN MEMBANGUN
  >> Yuni Lestari, Mahasiswa Fakultas Hukum Universitas Sriwijaya, Palembang
Memaknai Hidup Masa Depan
  >> Agung Budi & Warsito mahasiswa Fakultas Pertanian Jurusan Ilmu Tanah UPN
BEASISWA SUPERSEMAR TEPAT WAKTU

Gemari | KBI Gemari | Dharmais | Harian Pelita | Majalah Amanah | Dradio 103.4 FM
Damandiri | Trikora | Dakab | Gotong Royong | Yastroki | Supersemar | Yamp | Indra
design by
Visionnet
Update by Suwandi Yesaya (suwandiy@vision.net.id) 25 Sept 2003