| |
| |  | | | Prof Dr H Nasaruddin Umar, MA, Wakil Ketua Yayasan Supersemar Hampir 2 Juta Orang Penerima Beasiswa Supersemar
26 Juni 2009

Yayasan Supersemar me-launching produk terbarunya pada 8 Juni 2009. Produk baru tersebut bernama Supersemar Award. Award ini diluncurkan sebagai rangkaian dari kegiatan Hari Ulang Tahun yayasan yang didirikan Presiden RI kedua almarhum HM Soeharto, atas nama pribadi.
Yayasan Supersemar sejak berdiri 16 Mei 1974 hingga saat ini atau diusia pengabdian ke 35, telah memberikan bantuan bagi peningkatan kualitas sumber daya manusia melalui pemberian beasiswa untuk para siswa SMK, mahasiswa perguruan tinggi, para sarjana hingga para atlet berprestasi beserta para pelatihnya. Nah, pada momen 35 tahun pengabdiannya, Yayasan Supersemar luncurkan “Supersemar Award 2009,” kata Wakil Ketua Yayasan Supersemar Prof Dr H Nasaruddin Umar, MA.
Alumni mahasiswa penerima beasiswa Supersemar yang kini berhasil mencapai prestasinya sebagai Direktur Jenderal Bimbingan Masyarakat Agama Islam Departemen Agama menambahkan, selama 35 tahun penerimanya berjumlah sekitar 1,2 juta orang lebih yang tersebar di seluruh Indonesia.
Beasiswa Supersemar ini, menurut lelaki kelahiran Ujung Bone, 23 Juni 1959 suami Dra Helmi Halimatul Udhamah yang menerima beasiswa Supersemar tahun 80-an saat di IAIN Alauddin Ujung Pandang (Makasar), sangat bermanfaat bagi para penerimanya.
“Jadi, beasiswa Supersemar ini memang terasa besar sekali manfaatnya,” ujar Guru Besar Fakultas Ushuluddin UIN Syarif Hidayatullah Jakarta tempat menyelesaikan pendidikan S2 dan S3-nya.
Guna mengetahui lebih jauh seperti apa produk terbaru Supersemar Award ini, Wartawan Majalah Gemari Hari Setiyowanto merangkum statemen Wakil Ketua Yayasan Supersemar Prof Dr H Nazaruddin Umar, MA didampingi Kepala Pelaksana Kegiatan (KPK) Yayasan Supersemar Drs Tulus Guritno, MM, MSi yang juga Wakil Ketua Panitia Supersemar Award, yang disampaikan pada beberapa kesempatan dalam jumpa pers yang digelar Yayasan Supersemar, di ruang kerjanya, belum lama ini.
Berikut petikannya.
Pada momen ke 35 HUT Yayasan Supersemar adakah produk terbaru yang diluncurkan?
Dalam rangkaian memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Yayasan Supersemar ke 35, insya Allah kita akan melahirkan salah satu produk baru yang belum pernah ada sebelumnya di Yayasan Supersemar ini. Produk baru tersebut adalah “Supersemar Award”. Award (penghargaan) ini diberikan kepada anak-anak bangsa yang berprestasi di bidangnya masing-masing yang perlu dibina dan diberi apresiasi. Selama ini Yayasan Supersemar hanya memberikan beasiswa kepada mahasiswa baik Strata 1 (S1), S2 dan biaya penelitian untuk S3, juga kita telah memberikan beasiswa terhadap santri di lingkungan pondok pesantren. Kemudian juga di sekolah-sekolah menengah kejuruan, dan juga kepada para atlet berprestasi termasuk pula para pelatihnya.
Sepanjang pengabdian Yayasan Supersemar hingga saat ini bisa disebutkan berapa jumlah penerima beasiswa Supersemar ini?
Sepanjang pengabdiannya kepada bangsa, Yayasan Supersemar sejak berdiri hingga saat ini telah memberikan beasiswa kepada mahasiswa sebanyak 440.218 orang. Dengan total dana yang dikeluarkan Rp 277.915.513.616.
Sedangkan siswa SMK (Sekolah Menengah Kejuruan) sebanyak 912.314 orang, dengan total dana anggaran yang telah dikeluarkan mencapai Rp 221.953.555.659. Sementara untuk atlet berprestasi yang mengharumkan nama bangsa, Yayasan Supersemar telah memberikan beasiswa bantuan sebanyak 12.284 orang atlet. Dengan total dana yang telah dikeluarkan sebesar Rp 7.532.995.206.
Bagaimana dengan beasiswa atau biaya untuk penelitian para mahasiswa S2 dan S3-nya?
Yayasan Supersemar juga memberikan beasiswa penelitian terhadap mahasiswa S (Strata) 2 dan S3. Total sampai 17 Pebruari 2009, sebanyak 6.631 kandidat master dan kandidat doktor yang kita biayai. Dengan total anggaran yang telah dikeluarkan sebesar Rp 9.039.299.692.
Sedangkan untuk anak asuh yang dibina GN-OTA?
Benar selain memberikan beasiswa kepada pelajar dan mahasiswa serta atlet berprestasi kita juga masih memberikan bantuan pendidikan untuk anak asuh. Anak-anak asuh yang selama ini dikelola oleh Lembaga GN-OTA (Gerakan Nasional Orang Tua Asuh). Kita sudah memberikan bantuan anak asuh melalui GN-OTA sebesar 494.679 anak asuh, dengan total dana Rp 35.000.291.140.
Sehingga total atau akumulasi dana yang telah Yayasan Supersemar keluarkan itu sudah berjumlah Rp 551.732.504.173 untuk 1.870.077 orang. Jadi kita sudah punya alumni penerima beasiswa Supersemar itu 1.870.077 orang.
Seperti yang pernah disampaikan oleh Bapak Wakil Presiden (Jusuf Kalla) beberapa waktu lalu, lembaga pemberi beasiswa yang paling luas dan paling banyak memberikan beasiswa adalah Yayasan Supersemar.
Lalu terkait Supersemar Award?
Supersemar Award 2009 yang diselenggarakan dalam rangka HUT ke 35 Yayasan Supersemar turut berpartisipasi memberikan apresiasi terhadap mereka yang berprestasi di dalam bentuk skripsi. Award ini diberikan untuk memberi motivasi kepada generasi muda Indonesia umumnya, lulusan S1 khususnya untuk mencintai, menekuni, mempublikasikan penelitian dan mendimensikan hasil-hasilnya.
Pemberian apresiasi ini kita harapkan akan memberikan inspirasi bagi para generasi muda yang lain untuk meraih prestasi dan melahirkan karya-karya yang bermanfaat.
Supersemar Award ini terbagi menjadi 11 kategori atau kelompok bidang keilmuan. Yaitu, pertanian, peternakan, perikanan dan kelautan, ekonomi, sosial dan politik, hukum, budaya, agama. Selain itu, bidang keilmuan psikologi, teknik dan pendidikan.
Para calon penerima penghargaan atau nominator adalah mahasiswa program sarjana S1 atau sarjana baru dari Perguruan Tinggi di Indonesia, baik negeri maupun swasta dan tidak terbatas pada para penerima beasiswa Supersemar saja. Dengan catatan, mahasiswa dan sarjana yang bersangkutan telah mempertahankan dan dinyatakan lulus skripsinya pada tahun 2008, dengan IPK (Indeks Prestasi Komulatif) minimal 3.00 dan masa studi yang ditempuh maksimal 8 semester.
Rektor/Ketua/Direktur Perguruan Tinggi hanya dapat mengajukan masing-masing 1 (satu) buah skripsi untuk setiap kelompok bidang keilmuan yang menurut penilaian dari Perguruan Tinggi yang bersangkutan adalah yang terbaik. (Masing-masing perguruan tinggi maksimal hanya dapat mengirimkan 11 (sebelas) skripsi dari kelompok bidang keilmuan yang berbeda).
Apresiasi untuk para pemenang Supersemar Award berupa apa?
Para pemenang 11 kategori ini selain mendapat piagam dan medali, tetapi juga memperoleh uang tunai dan bantuan biaya penelitian/penulisan tesis bagi mereka yang akan melanjutkan studinya pada program Pasca Sarjana (S2).
Dan kepada Perguruan Tinggi asal pemenang akan diberikan penghargaan dalam bentuk alokasi jatah beasiswa Supersemar untuk mahasiswa pada tahun 2010.
Sebagai alumni mahasiswa penerima beasiswa Supersemar, apakah Anda juga aktif di KMA-PBS?
Ditahun 1992, saya pindah ke Jakarta untuk melanjutkan studi S2 di IAIN Syarif Hidayatullah dan berlanjut hingga S3 di IAIN Jakarta yang sekarang berganti nama menjadi Universitas Islam Indonesia (UIN). Nah, ketika pindah ke Jakarta inilah, kemudian saya direkrut menjadi salah seorang Pengurus Pusat KMA-PBS (Keluarga Mahasiswa dan Alumni Penerima Beasiswa Supersemar) dan pada periode berikutnya terpilih menjadi Wakil Ketua KMA-PBS.
Pada tahun 2004, terpilih lagi menjadi Ketua Pelaksana Acting Director KMA-PBS. Dengan visi menghimpun seluruh anggota sebanyak-banyaknya, KMPABS berhasil menghimpun sarjana sekitar 50.000 lebih. Bagaimana tidak? Karena, setiap tahun telah lahir sarjana cukup banyak di seluruh perguruan tinggi negeri maupun swasta di pelosok tanah air berkat bantuan beasiswa Supersemar.
Sebagai orang yang dibesarkan Yayasan Supersemar, apa yang Anda berikan terhadap yayasan tersebut?
Sebagai alumni penerima beasiswa Supersemar, seperti juga para penerima beasiswa Supersemar lainnya yang telah merasakan manfaatnya, saya selain mengucapkan terima kasih kepada Yayasan ini, utamanya Bapak Pendiri (almarhum HM Soeharto), saya juga akan membantu melanjutkan agar Yayasan Supersemar tetap ada dan terus memberikan beasiswa kepada para mahasiswa, siswa SMK, atlet berprestasi beserta para pelatihnya, seperti yang selama ini diberikan.
Kami bertekad agar Yayasan Supersemar terus melanjutkan pengabdiannya memberikan beasiswa Supersemar yang sangat bermanfaat bagi anak-anak bangsa melanjutkan pendidikannya. Meskipun pernah dipermasalahkan, tetapi sekarang ternyata terbukti Yayasan Supersemar banyak melahirkan sarjana-sarjana berkualitas.
| |
|
|